Salam Sehat Sahabat. Hari baru semangat baru, semoga anda sekeluarga sedang berbahagia, sehat semua. Luangkan waktu anda, karena pada kesempatan ini kita akan membahas suatu penyakit yang tergolong penyakit berbahaya. Namanya penyakit Lupus. Apa dan bagaimana informasi seputar penyakit ini? kita simak bersama.

Apa itu penyakit Lupus ?

Penyakit lupus adalah peradangan (inflamasi) tahap kronis yang disebabkan oleh kekebalan tubuh (sistem imun) menyerang tubuh itu sendiri. Maka penyakit ini dikenal juga dengan penyakit autoimun. Sistem imun yang seharusnya melindungi tubuh dengan membentuk sistem kekebalan, malah sebaliknya menyerang sel, jaringan, dan atau organ tubuh si penderita.

Sederhananya, dalam kasus penyakit lupus yang terjadi adalah tidak berfungsinya sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi malah balik menyerang tubuh. Dan dalam berbagai kasus, bagian tubuh yang diserang berbeda-beda. Karena lupus bisa saja menyerang jantung, ginjal, paru-paru, otak, persendian, sel darah, kulit atau lainnya..

Pada umumnya penyakit lupus lebih sering menyerang perempuan dibandingkan laki-laki. Belum diketahui pasti penyebab penyakit lupus diderita seseorang. Para peneliti baru bisa menyimpulkan beberafa faktor yang mungkin menyebabkan seseorang bisa terkena penyakit ini.

Gejala yang mungkin timbul pada penyakit lupus

Dikarenakan penyakit lupus bisa menyerang  bagian tubuh yang mana saja, sehingga tidak ada gejala pasti untuk menentukan itu adalah serangan lupus atau bukan. Gejala yang timbul bisa bervariasi pada penderita yang berbeda.

Namun ada gejala umum yang ditunjukan oleh penderita lupus seperti : tubuh lemah dan mudah lelah, pegal dan nyeri sendi, sakit kepala, dan demam. Terkadang disertai munculnya bercak merah pada kasus tertentu. Tidak napsu makan sehingga mengalami penurunan berat badan juga merupakan gejala umum dari serangan lupus. Namun untuk memastikan tentunya harus dilakukan pemeriksaan yang menyeluruh di rumah sakit. karena banyak gejala yang timbul meneyerupai gejala sakit yang lain. Hasil pemeriksaan dokterlah yang akan menyatakan seseorang positif atau negatif menderita lupus.

ilustrasi pemeriksaan kesehatan
ilustrasi pemeriksaan kesehatan

Jenis penyakit lupus

1. Systemic Lupus Erythematosus/SLE

Penyakit Lupus yang paling sering ditemui. Terjadi secara menyeluruh pada tubuh penderita (sistemik). Serangan terjadi pada berbagai organ seperti persendian, ginjal dan kulit sehingga dinamakan lupus sistemik. Gejala utama yang ditimbulkan oleh lupus jenis ini adalah peradangan yang terjadi pada organ-organ yang diserang.

2. Cutaneous Lupus Erythematosus/CLE

Lupus jenis ini lebih mnyerang jaringan kulit, merupakan lupus tersendiri atau bisa juga merupakan bagian dari lupus SLE. Dalam dunia kedokteran lupus jenis ini kemudian dibagi lagi menjadi tiga jenis yaitu : chronic cutaneous lupus erythematosus (CCLE), acute cutaneous lupus erythematosus (ACLE), dan subacute cutaneous lupus erythematosus (SCLE).

3. Eritematosus Neonatal Lupus

Jenis ini merupakan lenyakit lupus yang diidap bayi baru lahir. Penyebabnya adalah autoantibodi yaitu anti-Ro, anti-La, dan anti-RNP. Meskipun bayi yang baru lahir menderita penyakit lupus jenis ini, tetapi belum tentu bagi sang ibu mengidap penyakit yang sama. Serangan lupus jenis ini terjadi pada kulit dan akan hilang dengan sendirinya, meskipun pada kasus yang sangat langka, bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius.

4. Lupus karena efek samping obat

Efek samping pada beberapa obat menimbulkan gejala yang sama seperti penyakit lupus. Namun jangan khawatir, karena jenis ini hanya bersifat sementara dan akan menhilang seiring dengan tidak dikonsumsinya lagi obat tersebut. Dinatara obat tersebut adalah minocycline (obat jerawat),   D-penicillamine (untuk mengatasi keracunan logam berat), dan metildopa.

Beberapa fakta lain mengenani penyakit lupus

  • Penyakit lupus diderita lebih banyak oleh perempuan (hampir 90%) dan sisanya laki-laki (sekitar 10%)

Perempuan lebih besar kemungkinan terkena dengan perbandingan 9:1 terhadap laki-laki, disebabkan oleh hormon seks (estrogen) yang aktif

  • Rentang usia terkena lupus dikisaran usi 15-45 tahun

Bisa juga diderita bayi yang baru lahir (lupus jenis Eritematosus Neonatal)

Meskipun tidak terlalu besar potensinya, usia lanjut terkena penyakit lupus tetap ada kemungkinan

  • Tergolong penyakit yang berbahaya

Para ahli telah menggolongkan lupus ke dalam kategori penyakit yang berbahaya, karena akibat yang disebabakan oleh serangan anti bodi ke tubuh si penderita sangat merusak. Inflamasi yang terjadi di dalam organ tubuh yang diserang bersifat kronis dan dapat menyerang organ vital seperti jantung dan otak.

  • Penyakit warisan

Meskipun masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut, namun faktor keturunan bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit lupus.

  • Pola makan harus dijaga

Bagi penderita lupus maka menjaga pola makan adalah keharusan jika tidak ingin kondisinya semakin memburuk. Untuk mencegah kambuhnya penyakit lupus maka harus dihindari makanan yang mengandung kalori tinggi dan gluten, hindari juga penggunaan pengawet (MSG) dan makanan kalengan.

Pengobatan bagi penderita Lupus

Ilustrasi obat-obatan
Ilustrasi obat-obatan

Bagi para penderita lupus jangan putus asa, karena seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi maka berbagai riset terus dilakukan untuk mengetahui pasti penyebab autoimun. Obat-obat yang dipergunakan untuk pengobatan lupus juga terus menerus dikembangkan.

Diantara obat-obatan yang sudah biasa digunakan untuk pengobatan lupus diantaranya :

  • Obat Antiinflamasi nonsteroid
  • Kortikosteroid
  • Hydroxychloroquine
  • Obat Imunosupresan

Penggunaan obat tentunya setelah dilakukan pemeriksaan yang menyeluruh oleh dokter. Pastikan anda memeriksakan kesehatan secara berkala.

Bagi para penderita lupus, penting untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari langsung, karena akan menambah parah ruam pada kulit. namun resiko kekurangan vit D bisa muncul karena kurang terpapar sinar matahari. Maka pemberian suplemen vit D bisa membantu mencegah osteoporosis pada penderita lupus.

Pengobatan secara tradisional meminimalkan penyakit lupus

Sebagai usaha untuk mengobati penyakit lupus secara alami maka dapat menggunakan bahan-bahan seperti : cuka sari apel, jahe, kunyit, suplemen vit D, probtiotik (bakteri baik dalam usus), atau minyak kelapa. Bahan-bahan tersebut telah diketahui mempunyai khasiat untuk mengatasi perdangan yang diakibatkan ole lupus. Selian berkhasiat, penggunaannya pun lebih aman karena bahannya alami. Meskipun bukan obat utama, tidak ada salahnya mencoba gaya hidup alami yang lebih sehat.

Rutin berolahraga juga bisa membantu penderita lupus agar tetap bugar. Pilihlah olahraga yang ringan tapi teratur, jangan memaksakan olah raga berat ya Sahabat. jadikan olah raga sebagai bagian dari gaya hidup Sahabat.

Olah raga teratur
Olah raga teratur

Kesimpulan

Penyakit lupus termasuk penyakit yang berbahaya, perawatan dan pengobatannya haruslah dilakukan oleh dokter yang spesialis di bidangnya. Namun tidak boelh berputus asa karena penyakit selalu bersanding dengan kesembuhan. Pastikan menjalani pola hidup sehat dan selalu berkonsultasi dengan dokter. Dukungan keluarga dan orang-orang terdekat juga sangat penting untuk proses penyembuhan penyakit lupus. Yang paling penting, berdo’a dan memohon pertolongan kepada Tuhan untuk menyembuhkan segala penyakit. Karena dengan kasih sayang Nya semua pasti sembuh dan sehat kembali.

Terima kasih Sahabat YES telah meluangkan waktu menambah informasi di dunia kesehatan, semoga bermanfaat dan jangan lupa baca artikel kami yang lainnya untuk informasi dan tips hidup sehat keluarga Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here